Analisis Teknik Optimasi dan Peralatan Manajemen Baru Untuk Optimasi

https://uniba.ac.id
http://supawi-pawenang.blogspot.co.id/

Supawi Pawenang, 2016, Modul Akuntansi Biaya, Fakultas Ekonomi, UNIBA Surakarta


ANALISIS TEKNIK OPTIMASI


Analisis optimisasi dapat dengan baik dijelaskan dengan mempelajari proses maksimisasi laba oleh perusahaan. Perusahaan memaksimumkan laba total pada tingkat output dimana perbedaan positif antara penerimaan total dan pengeluaran total terbesar, dapat pendapatan marginal sama dengan biaya marginalnya. Lebih umum, menurut analisis marginal, optimisasi terjadi dimana keuntungan marginal suatu aktivitas sama dengan biaya marginal. Perusahaan sering kali menemukan kendala dalam mengambil keputusan optimisasi. Bila fungsi kendala relatif sederhana, kita dapat memecahkan masalah optimisasi kendala dengan substitusi. Hal ini meliputi (1) memecahkan persamaan kendala untuk satu variabel keputusan, (2) mensubtitusikan nilai variabel kendala tersebut ke dalam fungsi tunjuan yang akan dimaksimumkan atau diminimumkan oleh perusahaan, dan kemudian (3) memperlakukan masalah tersebut seperti masalah tanpa kendala.

Berbagai Macam Teknik Optimasi

OPTIMISASI WITH CALCULUS
Optimisasi dengan kalkulus adalah proses menentukan titik dimana fungsi mencapai maksimum atau minimum, kemudian menunjukkan bagaimana membedakan antara maksimum dengan minimum.



Menentukan Maksimum dan Minimun dengan Kalkulus

Optimasi sering diperlukan untuk menemukan nilai maksimum dan nilai minimum suatu fungsi. Sebagai contoh, suatu perusahaan mungkin ingin memaksimumkan penerimaannya, meminimumkan biaya produksi sejumlah barang/output, atau lebih mungkin memaksimumkan laba. Untuk suatu fungsi agar mencapai maksimum atau minimum, turunan dari fungsi tersebut harus nol.


Membedakan antara Maksimum dan Minimum : Turunan Kedua

Turunan (kemiringan) dari fungsi (kurva) adalah nol baik pada titik minimum maupun maksimum. Untuk membedakan antara titik maksimum dan minimum, kita mempergunakan turunan kedua (second derivative). Turunan kedua adalah turunan dari turunan dan diperoleh dengan menerapkan kembali aturan turunan (pertama) dari diferensiasi sebelumnya.

OPTIMISASI MULTIVARAT
Optimisasi multivarat adalah proses menentukan titik maksimum dan minimum suatu fungsi yang mempunyai lebih dari dua variabel.



Turunan Parsial

Menentukan dampak marginal pada variabel terkait, misalkan laba total yang diakibatkan karena  perubahan kuantitas setiap variabel secara individu, seperti jumlah komoditas X dan Y yang dijual dan dianalisis secara terpisah.



Memaksimumkan fungsi dengan banyak variabel

Untuk memaksimumkan atau meminimumkan suatu fungsi dengan banyak variabel, kita harus membuat setiap turunan parsial sama dengan nol dan memecahkan beberapa persamaan tersebut secara bersamaan untuk memperoleh nilai optimum dari variabel bebas atau variabel di sisi sebalah kanan.

OPTIMISASI TERKENDALA
Optimisasi terkendala (constrained optimization) adalah maksimisasi atau minimisasi fungsi tujuan dengan berbagai kendala.



Optimisasi Terkendala dengan Substitusi

Masalah optimisasi terkendala dapat dipecahkan mula-mula dengan memecahkan persamaan kendala untuk satu dari variabel keputusan, dan kemudian mensubstitusikan nilai variabel ini ke dalam fungsi tujuan yng dicari perusahaan untuk dimaksimumkan atau diminimumkan.



Optimisasi Terkendala dengan Metode Pengali Langrange

Metode yang dipergunakan apabila kita menemukan persamaan terkendala yang rumit atau tidak dapat dipecahkan dengan satu variabel keputusan sebagai fungsi eksplisit variabel lain. 

Peralatan Manajemen Baru Untuk Optimasi

Alat yang paling penting adalah perbandingan (benclirnarking), manajemen kualitas total (total quality management—TQM), rekayasa ulang (reengineering), organisasi pembelajar (learning organization).

Manajemen Kualitas Total

Lima aturan untuk menentukan suksesnya  suatu program TMQ
  1. Pejabat Eksekutif perusahaan (CEO) tegas dan nyata mendukung program tersebut
  2. Harus jelas keuntungan dari program tersebut menguntungkan pelanggan dan   menciptakan nilai penghargaan bagi perusahaan.
  3. Memiliki tujuan dan strategi yang jelas
  4. Memberikan hasil keuangan dan kompesasi dalam waktu singkat
  5. Program harus dibuat khusus untuk perusahaan tertentu
Rekayasa Ulang



     Rekayasa ulang (reengineering) adalah kecenderongan manajemen yang paling terkenal pada pertengahan tahun 1990-an. Proses rekayasa ulang berusaha mengorganisasi perusahaan secara keseluruhan.



Organisasi Pembelajar



     Organisasi pembelajar boleh jadi merupakan peralatan manajemen yang paling terkenal dalam dasawarsa ini. Organisasi pembelajar (learning organization) menghargai pembelajaran.


Peralatan Manajemen Yang Lain


  •   Perluasan pembatasan (broadbanding)
  •   Model bisnis langsung (direct business model)
  •   Membuat jaringan kerja (networking)
  •   Kekuatan menentukan harga (pricing power)
  •   Manajemen proses (process management)
  •   Model dunia kecil (small-world model )
  •   Integrasi maya (virtual integration)
  •   Manajemen maya (virtual management)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TEKNIK OPTIMASI

EKONOMETRIKA BAB V